Menu

Mode Gelap
Edukasi dan Sosialisasi Literasi Keuangan serta Pembiayaan APBN MPLS Pancawaluya SMK Wiraswasta Cimahi Tahun Ajaran 2026/2027 PAKAR PBB sebagai Upaya Penguatan Karakter Siswa SMPN 7 Cimahi Pelepasan Mahasiswa Peserta Program PROBIDIK Gema Jawa Barat dan Penanggulangan MoU SMK bersama Dunia Industri Pembukaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026-2027 Kota Cimahi Festival Asia Afrika 2026 Meriah, Karnaval Budaya Satukan Semangat Persahabatan Antarbangsa

Artikel

Pentingnya Model, Metode dan Teknologi Dalam Pembelajaran di Abad 21 Untuk Lebih Meningkatkan Motivasi dan Hasil Belajar Siswa

Perbesar

Asep Wahyudin, S.Sn., M.Sn./Pengajar Seni Budaya SMPN 2 Cimahi dan Dosen di Universitas Nusaputra Sukabumi Jurusan DKV dan PGSD.

Identifikasi permasalahan yang ada di lingkungan sekolah ketika proses belajar mengajar:
⦁ Kurangnya motivasi pada siswa selama pembelajaran di kelas.
⦁ Siswa tidak aktif selama pembelajaran, cenderung mengandalkan informasi yang disampai oleh guru saja.
⦁ Kurang diserapnya teori dan materi pembelajaran oleh siswa yang berdampak pada hasil belajar siswa yang kurang dari KKM.

Motivasi Belajar
Istilah motivasi berasal dari kata motif yang dapat diartikan sebagai kekuatan yangterdapat dalam diri individu yang menyebabkan individu tersebut bertindak atau berbuat (Sofyan, 2004:5). Dikatakan pula bahwa motivasi tidak dapat diamati secara langsung tetapi dapat diinterpretasikan dalam tingkah laku yang berupa rangsangan, dorongan atau pembangkit tenaga munculnya suatu tingkah laku tertentu. Untuk itu,motivasi akan mendorong keberhasilan siswa menyelesaikan belajarnya baik dalam proses maupun hasil belajamya.

Hakikat motivasi belajar adalah dorongan internal dan eksternal pada siswa yang sedang belajar untuk mengadakan perubahan tingkah laku. (Herminanto Sofyan dan Hamzah, 2003:8) mengemukakan pada umumnya ada beberapa indicator motivasi belajar siswa, meliputi :
⦁ Adanya hasrat dan keinginan.
⦁ Adanya harapan dan cita-cita masa depan.
⦁ Adanya penghargaan dalam belajar.
⦁ Adanya kegiatan yang menarik dalam belajar.
⦁ Adanya lingkungan yang kondusif sehingga memungkinkan orang dapat belajar dengan baik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Koreksi terhadap Kebijakan Pendidikan di Jabar Tentang Sekolah Maung

14 Juni 2026 - 15:00 WIB

Konsumsi 4 Asupan Ini agar Tetap Sehat Pasca Idul Adha

28 Mei 2026 - 23:01 WIB

Persib sebagai Identitas Historis Bandung

20 Mei 2026 - 10:00 WIB

PASASA PATREM 2026 (Ngaraksa Aksara, Nyuburkeun Rasa di Lembur Organik Cikancung)

11 Mei 2026 - 14:00 WIB

FKSS Jabar: Sekolah Maung Berpotensi Menciptakan Diskriminatif dalam Dunia Pendidikan

27 April 2026 - 11:00 WIB

Trending di Artikel
Exit mobile version