Alasan lainnya, karena Baleendah merupakan kecamatan dengan populasi penduduk terpadat. Sehingga Kantor Kecamatan Baleendah pelayanan masyarakatnya perlu dimaksimalkan.
“Kenapa kita lebih konsen terhadap pelayanan? Karena pelayanan merupakan suatu kewajiban kita selaku pelayan masyarakat,” tandas Kang DS.
Oleh karena itu Bupati Kang DS berharap pelaksanaan pembangunannya harus selesai tepat waktu dan bisa digunakan secepatnya, sehingga pelayanan publik terhadap masyarakat di kecamatan tidak terganggu.
“Bukan hanya kantor kecatan saja yang perlu direvitalisasi, termasuk kantor-kantor kelurahan dan juga kantor-kantor yang lainnya yang harus kita perhatikan. Termasuk sarana pendidikan yang harus kita perhatikan,” imbuh Kang DS.
Menurutnya Pemkab Bandung memiliki agenda besar sebab dari 1.363 gedung Sekolah Dasar atau SD ini hampir 90%-nya harus segera direvisialisasi.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Bandung Zeis Zultaqawa menambahkan, pembangunan Kantor Kecamatan Baleendah ini menelan anggaran Rp7 miliar yang ditargetkan rampung September 2025.**
(Red/Humas Pemkab Bandung)

























