Menu

Mode Gelap
BGN Libatkan Sekolah dan Pemda Perkuat Validasi Data Penerima Makan Bergizi Gratis Eat Grill.id Hadir di Bandung, Tawarkan Konsep AYCE dengan Pelayanan Setara dan Makan Sepuasnya YELLO Hotel Paskal Bandung Perkenalkan Paket Wedding, Ulang Tahun, dan Table Manner dengan Konsep Kekinian Sosialisasi SPMB Tahun Ajaran 2026/2027 Wilayah 4 Disdik Kabupaten Bandung Enam Terduga Pelaku Perundungan Siswi di Tana Toraja Diamankan Polisi ibis Bandung Trans Studio Tawarkan Paket Liburan Sekolah Lengkap dengan Tiket Trans Studio Bandung

Artikel

Top 10 Rektor Indonesia: Rektor 31 Tahun Asal Bandung Puncaki Hasil Riset AD Scientific Index 2025

Perbesar

SAMBAS MEDIA – Ada satu hal yang diam-diam sedang berubah di dunia pendidikan tinggi Indonesia: cara kita melihat seorang rektor. Jika dulu rektor identik dengan jas formal, ruang rapat, dan pidato panjang, kini muncul generasi pemimpin baru—mereka yang bukan hanya memimpin kampus, tapi juga memimpin percakapan ilmiah nasional.

Perubahan itu terlihat jelas ketika daftar 10 rektor dengan H-Index tertinggi di Indonesia dirilis. Angkanya mencengangkan, dan kisah di baliknya jauh lebih menarik.

1. Muhammad Yusuf – Politeknik Praktisi Bandung (H-Index: 57)
Di urutan pertama, ada satu nama yang membuat banyak orang bertanya: “Dari politeknik?”
Ya. Rektor muda berusia 31 Tahun ini, muncul dengan H-Index 57, angka yang biasanya dimiliki profesor senior universitas kelas dunia. Ceritanya tidak biasa—lahir dari kampus vokasi yang jarang masuk headline riset nasional, tetapi ia justru melesat paling tinggi.
Dengan karya ilmiah yang disitasi peneliti internasional dari berbagai disiplin, Yusuf menjadi simbol bahwa kualitas riset tidak pernah mengenal label kampus. Ia adalah bukti bahwa perubahan besar bisa datang dari tempat yang tidak semua orang perhitungkan.

2. Jamaluddin Jompa – Universitas Hasanuddin (H-Index: 41)
Di Makassar, orang mengenalnya sebagai “doktor laut”.
Sebagian besar hidup akademiknya dihabiskan meneliti ekosistem pesisir, dan dunia mendengarkan. Setiap publikasi Jamaluddin Jompa tak ubahnya kompas bagi peneliti kelautan. Tidak heran jika ia menjadi salah satu rektor paling dihormati di Indonesia Timur.

3. Muhammad Ali Fulazzaky – Universitas Djuanda (H-Index: 33)
Perjalanan riset Fulazzaky dimulai dari kegelisahan akan masalah air bersih. Dari laboratorium kecil hingga jurnal internasional, idenya mengalir lebih deras daripada sungai yang ia teliti. Sitasi demi sitasi membuat namanya melambung sebagai salah satu ilmuwan lingkungan paling berpengaruh.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Konsumsi 4 Asupan Ini agar Tetap Sehat Pasca Idul Adha

28 Mei 2026 - 23:01 WIB

Persib sebagai Identitas Historis Bandung

20 Mei 2026 - 10:00 WIB

PASASA PATREM 2026 (Ngaraksa Aksara, Nyuburkeun Rasa di Lembur Organik Cikancung)

11 Mei 2026 - 14:00 WIB

FKSS Jabar: Sekolah Maung Berpotensi Menciptakan Diskriminatif dalam Dunia Pendidikan

27 April 2026 - 11:00 WIB

Ti Jepara ka Mancanagara

21 April 2026 - 09:48 WIB

Trending di Artikel
Exit mobile version