AD Scientific Index sendiri merupakan sistem pemeringkatan ilmuwan dan institusi akademik secara global yang menilai performa akademisi berdasarkan berbagai indikator bibliometrik, termasuk H-index, jumlah publikasi, serta dampak sitasi dalam publikasi ilmiah.
Kehadiran para rektor dengan H-index tinggi ini menegaskan bahwa kepemimpinan di perguruan tinggi saat ini tidak hanya berfokus pada pengelolaan institusi, tetapi juga pada kontribusi nyata dalam pengembangan ilmu pengetahuan melalui penelitian dan publikasi ilmiah.
Dengan semakin kuatnya budaya riset di perguruan tinggi swasta, diharapkan kontribusi akademisi Indonesia di tingkat global akan semakin meningkat, sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam peta keilmuan dunia.*
(Red)
