Menu

Mode Gelap
Jambore GTK PAUD Kabupaten Subang 2026 Resmi Dibuka, Wujudkan Guru PAUD yang Inovatif dan Profesional Focus Group Discussion (FGD) Pengembangan Kampung Sosial Berbasis Ketahanan Pangan Film Scholar Indonesia Press Luncurkan Program Penerbitan Buku Gratis untuk Guru Broadcasting dan Film Hasil Evaluasi Internal Reformasi Birokrasi (RB) Perangkat Daerah Ketum PMPRI Desak KPK dan BPKP Usut Tuntas Dugaan Mark-Up Gembok Ditjen PAS Senilai Rp 92 Miliar SMK Widya Dirgantara bersama Kodim 0618/Kota Bandung gelar Korps Kadet Republik Indonesia

Artikel

Top 10 Rektor PTS dengan H-Index Tertinggi di Indonesia, 50% Dikuasai Pengurus APTISI Jabar

Perbesar

Berikut daftar lengkap Top 10 Rektor PTS dengan H-index Tertinggi di Indonesia versi AD Scientific Index:

1. Muhammad Yusuf– Politeknik Praktisi Bandung – H-index 56
2. Yuda Turana– Universitas Katolik Atma Jaya – H-index 39
3. Achmad Nurmandi– Universitas Muhammadiyah Yogyakarta – H-index 37
4. Hamam Hadi – Universitas Alma Ata Yogyakarta – H-index 33
5. Djwantoro Hardjito – Universitas Kristen Petra – H-index 32
6. Mohammad Suyanto – Universitas AMIKOM Yogyakarta – H-index 30
7. Azhar Affandi– Universitas Pasundan – H-index 28
8. Tri Basuki Joewono– Universitas Katolik Parahyangan – H-index 27
9. Eddy Soeryanto Soegoto– Universitas Komputer Indonesia – H-index 23
10. Suyanto– Universitas Telkom – H-index 23

Menariknya, dari sepuluh nama tersebut, lima rektor merupakan pengurus APTISI Jawa Barat, yaitu:

* Muhammad Yusuf (Politeknik Praktisi Bandung) – Peringkat 1
* Azhar Affandi (Universitas Pasundan) – Peringkat 7
* Tri Basuki Joewono (Universitas Katolik Parahyangan) – Peringkat 8
* Eddy Soeryanto Soegoto (Universitas Komputer Indonesia) – Peringkat 9
* Suyanto (Universitas Telkom) – Peringkat 10

Dominasi ini menunjukkan bahwa Jawa Barat memiliki ekosistem akademik yang kuat dalam mendorong produktivitas riset di lingkungan perguruan tinggi swasta, sekaligus memperlihatkan peran strategis para pemimpin perguruan tinggi dalam membangun budaya publikasi ilmiah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Koreksi terhadap Kebijakan Pendidikan di Jabar Tentang Sekolah Maung

14 Juni 2026 - 15:00 WIB

Konsumsi 4 Asupan Ini agar Tetap Sehat Pasca Idul Adha

28 Mei 2026 - 23:01 WIB

Persib sebagai Identitas Historis Bandung

20 Mei 2026 - 10:00 WIB

PASASA PATREM 2026 (Ngaraksa Aksara, Nyuburkeun Rasa di Lembur Organik Cikancung)

11 Mei 2026 - 14:00 WIB

FKSS Jabar: Sekolah Maung Berpotensi Menciptakan Diskriminatif dalam Dunia Pendidikan

27 April 2026 - 11:00 WIB

Trending di Artikel
Exit mobile version