Menu

Mode Gelap
BGN Libatkan Sekolah dan Pemda Perkuat Validasi Data Penerima Makan Bergizi Gratis Eat Grill.id Hadir di Bandung, Tawarkan Konsep AYCE dengan Pelayanan Setara dan Makan Sepuasnya YELLO Hotel Paskal Bandung Perkenalkan Paket Wedding, Ulang Tahun, dan Table Manner dengan Konsep Kekinian Sosialisasi SPMB Tahun Ajaran 2026/2027 Wilayah 4 Disdik Kabupaten Bandung Enam Terduga Pelaku Perundungan Siswi di Tana Toraja Diamankan Polisi ibis Bandung Trans Studio Tawarkan Paket Liburan Sekolah Lengkap dengan Tiket Trans Studio Bandung

Komunitas

Dualisme Muprov Kadin Jabar “24 SEPTEMBER”, Mana yang Benar, dan Sesuai AD/ART dan PO KADIN JABAR ?

badge-check

Dualisme Muprov Kadin Jabar “24 SEPTEMBER”, Mana yang Benar, dan Sesuai AD/ART dan PO KADIN JABAR ? Perbesar

Dari aturan ini jelas, kejanggalan Muprov 24 September, sangat ekstrim dan keluar dari norma aturan AD/ART dan P.O, hingga terbitnya undangan Muprov 24 September, yang tempatnya hingga H minus satu, belum dipastikan, alias Gha’ib. Sehingga hal ini membuat keresahan pada hampir seluruh Kadinda dan ALB yang Sah sebagai peserta Muprov, yang kemudian mengadukan kepada Zoelkifli Adam selaku Ketua OC yang ternyata sama-sama di kelabui oleh penyelenggara, dan kemudian mereka mengadukan pula kepada Agung Suryamal selalu Ketua Caretaker KADIN Jabar, yang hingga sa’at ini masih di akui keabsahannya, oleh seluruh Kadinda kota/kab dan ALB.

Agung Suryamal menyikapi pengaduan tersebut, mengambil inisiatif untuk melakukan Konsolidasi KADIN Jabar di hotel Preanger kota Bandung, dan selanjutnya para peserta konsolidasi, bereaksi keras, menuntut forum menjadi Muprov, karena sudah memenuhi Quorum dengan kehadiran 17 Kadinda dan 13 ALB yang Sah menjadi peserta Muprov 24 September 2025. Dari situlah sehingga terjadi Dualisme Muprov KADIN Jabar, dan ternyata Muprov Gha’ib dilaksanakan di Bogor, dan Muprov reaksi terhadap penyelenggaraan Muprov Ghaib, dilaksanakan di hotel Preanger Bandung.

Dan terpilihlah secara aklamasi dari kedua Muprov tersebut, Muprov di Bogor memilih Almer Faiq Rusydi (AFR), dan Muprov di Bandung memilih H. Nizar Sungkar, selaku Ketum KADIN Jabar. Dan Muprov KADIN Jabar VIII, selain di buka oleh Agung Suryamal, dihadiri pula pengurus KADIN Indonesia ; Ali Sa’id dan Candra.

Kemudian pada tanggal 25 September 2025, sehari setelah Muprov, terjadi hal yang tidak patut lagi yang indikasinya dilakukan oleh AFR cs., di mana mengangkut dan membersihkan semua karangan bunga ucapan selamat kepada Nizar Sungkar, yang kemudian mengganti karangan bunga ucapan selamat kepada AFR, padahal kantor KADIN Jabar, masih statusquo, di kuasai KADIN Indonesia, bukan kantor AFR cs, sehingga tidak ada haknya untuk mengangkut dan membersihkan karangan bunga ucapan selamat kepada Nizar Sungkar. Bisa di bayangkan bagaimana kecewanya yang mengirim ucapan selamat kepada Nizar Sungkar tersebut, karena karangan bunganya langsung hilang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Semarak Sego Rongewu Episode III Seri 27: Wujud Kepedulian Warga Mulyorejo Sambut HUT Surabaya ke-733

24 Mei 2026 - 15:07 WIB

Aksi Tanam 3.000 Mangrove Baksos’e Suroboyo bersama TPS Pelindo 3 di Sontoh Laut

29 April 2026 - 11:00 WIB

Pelantikan Pengurus Paguyuban Pasundan Se-Tanah Papua Periode 2025-2030

26 April 2026 - 14:00 WIB

Rencana AKSI Baksos’e Suroboyo Berkolaborasi dengan TPS Pelindo 3 dan Kelompok Masyarakat Peduli Lingkungan

22 April 2026 - 09:00 WIB

Gentra Lestari Budaya hadir di Paguyuban BANDUNGARIUNG Membawa UMKM Lokal ke Global

16 April 2026 - 11:37 WIB

Trending di Komunitas