Menu

Mode Gelap
Surat Edaran KPK dalam Pencegahan Korupsi dan Pungli di SPMB 150 Siswa SMA Jabar Pulang Bawa Karakter Baru BGN Libatkan Sekolah dan Pemda Perkuat Validasi Data Penerima Makan Bergizi Gratis Eat Grill.id Hadir di Bandung, Tawarkan Konsep AYCE dengan Pelayanan Setara dan Makan Sepuasnya YELLO Hotel Paskal Bandung Perkenalkan Paket Wedding, Ulang Tahun, dan Table Manner dengan Konsep Kekinian Sosialisasi SPMB Tahun Ajaran 2026/2027 Wilayah 4 Disdik Kabupaten Bandung

Komunitas

Gentra Lestari Budaya Lebih Diakui di Kancah Internasional

Perbesar

Meskipun GLB adalah komunitas yang sudah cukup besar di Indonesia, tapi sangat sulit untuk menembus atau mendapatkan dukungan sekedar moril dari pemerintah, berkali-kali melayangkan surat permohonan kepada lembaga terkait meskipun hanya meminta dukungan moril tapi tidak mendapatkan respon, bahkan hanya untuk tiket sekalipun GLB harus berjuang keras untuk dapat mewujudkan harapan anak bangsa dan mengharumkan nama negara Indonesia di kancah Internasional, tetapi hal ini tidak menjadikan kami berkecil hati, bahkan hal ini lebih memicu untuk lebih semangat lagi berkiprah untuk dapat mengharumkan nama bangsa melalui seni budaya.

Gentra Lestari Budaya yang saat ini berada di dalam naungan FORMAS dengan ketua dewan pembina Bapak Hashim Djojohadikusumo dan Ketum Bapak Yohanes Handojo Budhisedjati, di acara ini berkolaborasi antara FORMAS dan GLB mensukseskan tim Indonesia di Nepal dan mengirimkan 13 delegasi dari Sumatera Barat, Jawa Barat dan Jawa Timur diantaranya Ratu Ratna Dewi Kartika (ketum GLB), Prabudi Dharma (Dewan pakar GLB), Puguh Triwibowo (pengacara GLB), Dani Wirandhana, Muhammad Robby, Wenny Setiawati, Irene Widjaja, Rika Hendriani, Elvita Putri Anggoman, Dzikra Aurelia, Latisya Bradle Steyz, Syifa Azzura dan Vionna Andariska.

Semoga kedepan GLB akan menjadi perhatian khusus dari lembaga terkait kebudayaan karena para seniman adalah pejuang budaya yang justru menjadi duta untuk membantu program pemerintah, dengan melakukan dari hati serta jiwa nasionalisme yang tinggi, mereka tidak semata-mata membutuhkan materi, tetapi sedikitnya ingin keberadaannya diakui, sebagai bentuk apresiasi yang akan menumbuhkan semangat para seniman yang bergerak di budaya dapat terus berkarya, karena seniman budaya adalah duta negara, pungkas Ratu Ratna Dewi Kartika. (Red)***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Semarak Sego Rongewu Episode III Seri 27: Wujud Kepedulian Warga Mulyorejo Sambut HUT Surabaya ke-733

24 Mei 2026 - 15:07 WIB

Aksi Tanam 3.000 Mangrove Baksos’e Suroboyo bersama TPS Pelindo 3 di Sontoh Laut

29 April 2026 - 11:00 WIB

Pelantikan Pengurus Paguyuban Pasundan Se-Tanah Papua Periode 2025-2030

26 April 2026 - 14:00 WIB

Rencana AKSI Baksos’e Suroboyo Berkolaborasi dengan TPS Pelindo 3 dan Kelompok Masyarakat Peduli Lingkungan

22 April 2026 - 09:00 WIB

Gentra Lestari Budaya hadir di Paguyuban BANDUNGARIUNG Membawa UMKM Lokal ke Global

16 April 2026 - 11:37 WIB

Trending di Komunitas
Exit mobile version