“Alhamdulillah, kegiatan hari jadi Babakan Sari ke-76 dapat terlaksana. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus menjaga kekompakan dan kebersamaan warga,” ujar Dedi.
Ia menambahkan, pemilihan pagelaran wayang golek sebagai salah satu acara peringatan juga memiliki nilai penting dalam upaya menjaga keberadaan seni budaya Sunda di tengah perkembangan zaman.
Wayang golek bukan hanya menjadi tontonan, tetapi juga memiliki unsur tuntunan melalui cerita, karakter tokoh, serta pesan moral yang disampaikan dalang kepada penonton.
Pagelaran Wayang Golek Putra Mungul Pawenang dengan dalang Dandan Dede Amung Sutarya pun mendapat perhatian masyarakat. Suasana semakin meriah ketika pertunjukan mulai memasuki bagian cerita yang menghibur dan diselingi pesan-pesan kehidupan.
Peringatan hari jadi Babakan Sari ke-76 tersebut diharapkan dapat menjadi momentum untuk memperkuat identitas wilayah sekaligus meningkatkan partisipasi masyarakat dalam berbagai kegiatan sosial dan budaya.



























