Selain menjadi hiburan rakyat, kegiatan tersebut juga menunjukkan bahwa pelestarian budaya dapat berjalan beriringan dengan semangat kebersamaan masyarakat di tingkat kelurahan.
Dedi berharap kegiatan kebudayaan dan kemasyarakatan dapat terus digelar secara berkelanjutan sehingga generasi muda tidak kehilangan ruang untuk mengenal dan mencintai budaya Sunda.
“Semoga ke depan kegiatan seperti ini terus ada dan semakin baik. Yang paling penting adalah kebersamaan warga tetap terjaga dan budaya Sunda bisa terus dilestarikan,” katanya.
Dengan semangat kebersamaan dan pelestarian budaya, peringatan hari jadi ke-76 Babakan Sari menjadi momentum bagi masyarakat untuk terus membangun lingkungan yang guyub, kreatif, serta peduli terhadap warisan budaya lokal.*
(Red)



























