SAMBAS MEDIA, BANDUNG – Terpilihnya Hj. Yuslita Sumartini Bilqis, S.M., sebagai Ketua DPD Golkar Kabupaten Sumedang, menjadi sejarah baru, sebagai perempuan pertama yang memimpin DPD Golkar Sumedang.
Berdasarkan hasil Musyawarah Daerah (Musda) XI tahun 2026. Sebelumnya ada dua calon yang mendaftar, namun Sonia Sugian telah mencabut pencalonannya di Musda pada Senin (5/10/2026).
Ketua Kaukus Perempuan Politik Indonesia (KPPI) Provinsi Jawa Barat, Dr. Hj. Euis Ratnaningsih, M.M., menyampaikan sebagai perempuan yang berkiprah dalam politik, sosialisasi tidak sekedar menyampaikan kebijakan, melainkan membangun kesadaran, menguatkan kepercayaan dan mengajak berpatisipasi.
“Dengan nilai dasar dan visi utama, kesetaraan dan keadilan gender, perempuan bukan sekedar objek pembangunan, melainkan subyek dan pelaku utama pembangunan bangsa. Berhak dipilih dan memilih. Setiap perempuan berhak berkarya, berpendapat dan memimpin tanpa dibatasi stigma dan budaya yang mengekang. Semua perempuan yang ingin dan pantas menjadi pemimpin, punya kompetensi, kapasitas, cerdas dan berahlaq mulia, menjaga harkat serta martabat perempuan. Berintegritas dan tidak menghalalkan segala cara, serta bebas dari intimidasi, berani, jujur, setia dan bertanggung jawab dengan segala keputusan yang diambilnya,” ungkapnya.
Setelah mengetahui hasil Musda XI Partai Golkar Sumedang dengan terpilihnya Hj. Yuslita Sumartini Bilqis, S.M., sebagai Ketua DPD Golkar Kabupaten Sumedang, menjadi sejarah baru, sebagai perempuan pertama yang memimpin DPD Golkar Sumedang.

























