Oleh : Jahar Qaulani, S.Psi
Guru BK SMKN 3 Baleendah
SAMBAS MEDIA – Akhir-akhir ini kita sering melihat dan mendengar berita berbagai bentuk kenakalan remaja, seperti tawuran, terlibat genk motor, penyalahgunaan obat-obatan serta pelanggaran tata tertib sekolah seperti membawa rokok atau vape ke sekolah, datang terlambat, tidak mengerjakan tugas sekolah, berpakaian tidak sesuai aturan, dandan berlebihan, berkata kasar, kurang sopan, bahkan melawan ketika diingatkan oleh guru.
Dalam membangun karakter anak, sekolah tidak bisa bekerja sendiri. Peran orangtua di rumah sangat dibutuhkan untuk meneguhkan, mendukung, dan memberi contoh yang nyata tentang kasih, tanggung jawab, kedisiplinan dan ketegasan.
Pendidikan tidak hanya menjadi tanggung jawab sekolah, melainkan juga keluarga sebagai lingkungan pertama bagi anak. Keterlibatan orang tua dalam mendampingi, menasehati dan mengarahkan anak sangat berpengaruh terhadap pembentukan karakter, prestasi, serta sikap kedisiplinan siswa.
Tanggung jawab orang tua bukan hanya menyekolahkan anak, tetapi juga:
1. Mendidik akhlak anak dengan menanamkan nilai moral dan nilai-nilai agama (kejujuran, tanggung jawab, kebeneran, keadilan, disiplin, kesederhanaan dan sopan santun kepada orang lain)
2. Memberikan teladan di rumah
3. Membimbing dan Mengawasi pergaulan anak
4. Bekerja sama dengan sekolah untuk memastikan anak tumbuh menjadi pribadi yang baik.
Dalam kehidupan, setiap orang tidak akan lepas dari yang namanya aturan atau tata tertib. Baik di lingkungan masyarakat, lingkungan kerja, bahkan di dalam rumah pun ada aturan yang harus dipatuhi oleh semua anggota keluarga.

1 Komentar
Benar sekali bahwa dukungan dan kerja sama orang tua merupakan kunci utama keberhasilan pendidikan karakter di sekolah.