Menu

Mode Gelap
Sosialisasi Program Sekolah dan Parenting Orang Tua Siswa Kelas 7 SMPN 4 Cimahi TA 2026/2027 Keluarga Ketua Umum LSM Tuar Bersatu Menunggu 8 Jam di Lorong RSHS Tanpa Tindakan, Minta Evaluasi Pelayan Rawat Inap Akademisi Empat Negara Bahas AI, Pendidikan, dan Masa Depan Produksi Film di Malaysia “Pencerahan Pengolahan Limbah B3 di RSHS Demi Keselamatan dan Kesehatan Kerja” LSM Tuar Bersatu Dorong Transparansi dan Kepatuhan Aturan TANPA AKAR TANGKALNA RUBUH, MASDA: Ngajaga Seuneu Budaya Sunda di Tengah Modernisasi Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun RI ke-81 Tingkat Kota Cimahi

Artikel

Persib sebagai Identitas Historis Bandung

Perbesar

Direktur Politeknik Praktisi Bandung, Muhammad Yusuf, S.Sos., M.M

Konsep ini sejalan dengan teori collective memory Maurice Halbwachs (1992) yang menjelaskan bahwa identitas kelompok dibangun melalui ingatan sosial yang diwariskan secara kolektif lintas generasi.

Dukungan terhadap Persib bukan sekadar preferensi olahraga, melainkan hasil internalisasi budaya yang berlangsung dalam keluarga, lingkungan sosial, dan kehidupan keseharian masyarakat Sunda.

Karena itu, menjadi bobotoh sering kali tidak lahir dari keputusan individual yang rasional, tetapi dari proses sosial yang diwariskan. Dalam istilah Pierre Bourdieu (1984), kondisi ini dapat dipahami melalui konsep habitus, yaitu struktur nilai dan kebiasaan yang tertanam dalam kehidupan masyarakat sehingga membentuk cara berpikir dan bertindak secara alami.

Habitus kebudayaan Persib telah hidup sangat lama di Bandung. Euforia konvoi, atribut biru, hingga solidaritas antar-bobotoh merupakan ekspresi simbolik dari identitas kolektif yang telah melembaga secara sosial.

Sebaliknya, fenomena event lari urban di Bandung merupakan gejala sosial yang relatif baru.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

TANPA AKAR TANGKALNA RUBUH, MASDA: Ngajaga Seuneu Budaya Sunda di Tengah Modernisasi

17 Agustus 2026 - 18:07 WIB

Koreksi terhadap Kebijakan Pendidikan di Jabar Tentang Sekolah Maung

14 Juni 2026 - 15:00 WIB

Konsumsi 4 Asupan Ini agar Tetap Sehat Pasca Idul Adha

28 Mei 2026 - 23:01 WIB

PASASA PATREM 2026 (Ngaraksa Aksara, Nyuburkeun Rasa di Lembur Organik Cikancung)

11 Mei 2026 - 14:00 WIB

FKSS Jabar: Sekolah Maung Berpotensi Menciptakan Diskriminatif dalam Dunia Pendidikan

27 April 2026 - 11:00 WIB

Trending di Artikel
Exit mobile version