Menu

Mode Gelap
Kejati Jabar Gelar Kegiatan Penyuluhan Hukum Jaksa Masuk Sekolah di SMPN 1 Padalarang Kolaborasi CSA Indonesia, Q-SYS, dan Shure Hadirkan Pusat Teknologi Terintegrasi Jaksa Sahabat Guru Ciptakan Sekolah yang Aman dan Nyaman, Anti Bullying serta Anti Kekerasan Gentra Lestari Budaya hadir di Paguyuban BANDUNGARIUNG Membawa UMKM Lokal ke Global Ketua Umum DePA-RI Minta Menteri Haji Tidak Ceroboh Soal War Tiket Haji Road to YKABF 2026 Digelar, Picu Antusiasme Menuju Perhelatan Utama

Tokoh

SMA dan SMK Swasta Berharap Diskresi Dari Pemerintah Kota Bandung Terkait Bantuan RMP 2024

Perbesar

Penyaluran Bankeu RMP dari Kota ke Pemprov Tahun 2024 ditolak oleh oleh Pemprov dengan alasan ada bantuan serupa sama-sama prodak politik yaitu KETM yang nominalnya tidak signifikan 7 M untuk SMA dan SMK Swasta di Jawa Barat dan Program KETM pun gagal salur di Tahun 2024 ini.

Anggaran ini tak bisa berhenti begitu saja. Masih ada peserta didik dari kelompok RMP yang saat ini masih menyelesaikan studi.

Seharusnya hal-hal seperti ini tidak boleh terjadi dan seharusnya persoalan sudah tercium saat pembahasan penyusunan anggaran. “Kalau sudah jadi, tinggal mencairkan saja,” tegas Ade Hendriana.

Pemkot Bandung dan Pemprov Jabar seharusnya lebih cermat saat menyusun anggaran, sebab kekeliruan macam ini tidak bisa diselesaikan dengan cepat. “Anggaran 2024 sudah ditetapkan juga,” ujar Ade Hendriana.

Saya mempertanyakan keseriusan Pemkot Bandung dan Pemprov Jabar untuk mengurus dan menyelamatkan nasib siswa RMP dan KETM. Kendala lainnya penyaluran bantuan ini, dipengaruhi oleh adanya ego sektoral pemerintah daerah, antara Pemerintah Kota Bandung dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang menyebabkan terkendalanya proses komunikasi dan koordinasi terkait pembahasan anggaran tersebut.

Konsekuensi dari gagal salur akan menyebabkan beban biaya pendidikan bagi orang tua siswa bahkan bisa putus sekolah… karena selama ini terbantu oleh bankeu RMP bahkan penerima RMP dibeberapa sekolah ada yang digratiskan, pungkas Ade Hendriana. (Red)***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Solusi Made Hiroki pada Masalah Sampah di Bali melalui Mesin Pemusnah Sampah tanpa Asap

14 April 2026 - 11:55 WIB

LPG IKA UPI Keberatan Pengontenan Teguran Kepala Sekolah oleh Gubernur Jabar di Media Sosial

6 April 2026 - 11:00 WIB

Lurah Cimincrang Rakha Dhifan Raih Juara 2 Future Leader di Anugerah ASN Berprestasi 2025

25 November 2025 - 17:15 WIB

Pandangan Ketua Umum ASPEKINDO Jawa Barat atas Dinamika di Lingkungan KADIN Jabar

21 November 2025 - 12:17 WIB

H. Rustiyana, Sekdisdik KBB Kandidat PNS Berprestasi Jabar dengan Karya Jurnal Pendidikan KINANTI

14 Juni 2025 - 12:19 WIB

Trending di Tokoh
Exit mobile version