Menu

Mode Gelap
Edukasi dan Sosialisasi Literasi Keuangan serta Pembiayaan APBN MPLS Pancawaluya SMK Wiraswasta Cimahi Tahun Ajaran 2026/2027 PAKAR PBB sebagai Upaya Penguatan Karakter Siswa SMPN 7 Cimahi Pelepasan Mahasiswa Peserta Program PROBIDIK Gema Jawa Barat dan Penanggulangan MoU SMK bersama Dunia Industri Pembukaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026-2027 Kota Cimahi Festival Asia Afrika 2026 Meriah, Karnaval Budaya Satukan Semangat Persahabatan Antarbangsa

Tokoh

SMA dan SMK Swasta Berharap Diskresi Dari Pemerintah Kota Bandung Terkait Bantuan RMP 2024

Perbesar

Penyaluran Bankeu RMP dari Kota ke Pemprov Tahun 2024 ditolak oleh oleh Pemprov dengan alasan ada bantuan serupa sama-sama prodak politik yaitu KETM yang nominalnya tidak signifikan 7 M untuk SMA dan SMK Swasta di Jawa Barat dan Program KETM pun gagal salur di Tahun 2024 ini.

Anggaran ini tak bisa berhenti begitu saja. Masih ada peserta didik dari kelompok RMP yang saat ini masih menyelesaikan studi.

Seharusnya hal-hal seperti ini tidak boleh terjadi dan seharusnya persoalan sudah tercium saat pembahasan penyusunan anggaran. “Kalau sudah jadi, tinggal mencairkan saja,” tegas Ade Hendriana.

Pemkot Bandung dan Pemprov Jabar seharusnya lebih cermat saat menyusun anggaran, sebab kekeliruan macam ini tidak bisa diselesaikan dengan cepat. “Anggaran 2024 sudah ditetapkan juga,” ujar Ade Hendriana.

Saya mempertanyakan keseriusan Pemkot Bandung dan Pemprov Jabar untuk mengurus dan menyelamatkan nasib siswa RMP dan KETM. Kendala lainnya penyaluran bantuan ini, dipengaruhi oleh adanya ego sektoral pemerintah daerah, antara Pemerintah Kota Bandung dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang menyebabkan terkendalanya proses komunikasi dan koordinasi terkait pembahasan anggaran tersebut.

Konsekuensi dari gagal salur akan menyebabkan beban biaya pendidikan bagi orang tua siswa bahkan bisa putus sekolah… karena selama ini terbantu oleh bankeu RMP bahkan penerima RMP dibeberapa sekolah ada yang digratiskan, pungkas Ade Hendriana. (Red)***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Ketum PMPRI Desak KPK dan BPKP Usut Tuntas Dugaan Mark-Up Gembok Ditjen PAS Senilai Rp 92 Miliar

6 Juli 2026 - 14:00 WIB

Tsunami Penarikan Berkas di Sekolah Swasta Apabila Ada Tambahan Kuota Sekolah Negeri

2 Juli 2026 - 13:00 WIB

Suhu Politik Memanas, Ketum PMPRI Rohimat Joker Minta Pemimpin Kota Bandung Saling Menjaga Keharmonisan

1 Juli 2026 - 13:00 WIB

FKSS Jabar Minta Kejelasan terkait Penambahan Kuota di Sekolah Negeri

24 Juni 2026 - 14:00 WIB

FKSS SMA Jawa Barat Dukung MoU Sekolah Swasta Tetapi Harus Ada Kepastian

22 Juni 2026 - 10:00 WIB

Trending di Komunitas
Exit mobile version