“Saya mengajak semua yang hadir untuk selalu menjaga komitmen kita dalam menjaga keamanan pangan, memastikan setiap bahan pangan yang digunakan dalam program makan bergizi gratis benar-benar aman, sehat dan bergizi tinggi. Mari kita terus berkolaborasi, belajar dan berinovasi untuk mewujudkan Cimahi yang lebih sehat dan sejahtera,” imbuh Wakil Wali Kota.
Kepada media, Adhitia menjelaskan bahwa sosialisasi ini diinisiasi oleh Dispangtan Kota Cimahi sebagai bagian dari upaya memastikan setiap bahan pangan yang digunakan dalam program makan bergizi gratis memenuhi standar keamanan dan kualitas. “Ini atas inisiasi dari Dispangtan Kota Cimahi dalam rangka memastikan setiap bahan pangan atau komoditi yang disajikan untuk anak-anak di Kota Cimahi dalam MBG, makan bergizi gratis itu dipastikan aman dan dipastikan kualitasnya juga memenuhi standar dan lulus uji mutu,” jelasnya.
Lebih lanjut, Wakil Wali Kota menegaskan pentingnya pengawasan kolektif lintas sektor agar pelaksanaan program MBG di Cimahi berjalan optimal dan aman dari risiko keracunan. Menurutnya, hal ini menjadi tanggung jawab bersama seluruh elemen Pemerintah Daerah dan Forkopimda.
“Harapannya tentu dari kami seperti yang sudah disampaikan oleh Pak Wali Kota pada saat acara berkumpulnya Forkopimda se-Kota Cimahi dengan seluruh SPPG se-Kota Cimahi, kita sama-sama sepakat ini adalah hajat akbar yang menjadi tanggung jawab kita bersama. Untuk itu harus ada pengawasan kolektif baik dari pemerintah Kota Cimahi, Kejaksaan, Kepolisian, Kodim dan semua pihak, semua stakeholder dipastikan tidak ada kejadian keracunan di Kota Cimahi,” tutupnya.
