Nilai penting dari implementasi program yang ada guna menumbuhkan sikap kerja keras dan kesadaran pada lingkungan. Dibawah bimbingan Dispangtan dan Disdik semoga program ini bisa menjadi contoh bagi sekolah lainnya di kota Cimahi guna mewujudkan pendidikan yang berkualitas di kota Cimahi, tutur H. Asep M Sobur.
Wali Kota Cimahi Letkol (Purn) Ngatiyana, S.A.P., dalam sambutannya bahwa Gerakan Sekolah Sehat bertujuan guna mempersiapkan sumber daya manusia menghadapi Indonesia Emas 2045. Gerakan Sekolah Sehat memprioritaskan pada pemberian asupan gizi yang cukup mulai dari kelahiran sehingga tidak terjadi stunting, sehingga bisa berkolaborasi positif dalam menyiapkan calon pimpinan bangsa.
Konsep mempertahankan negara dengan gerakan ketahanan pangan sesuai dengan program dari Bapak Presiden yang kembali lagi pada sektor pertanian sehingga harus dikenalkan sejak dini. Kota Cimahi yang tidak memiliki pesawahan maka harus ada program pemanfaatan lahan sempit atau menyiapkan sumber daya manusia yang bisa memajukan dunia pertanian. Konsep membentuk petani milenial sebagai antisipasi guna menangkal pengaruh dari globalisasi yang dihadapi. Seorang pemimpin harus siap memiliki karakter baik yang selalu menghargai dan menghormati kedua orang tua. Kurikulum pendidikan khususnya dalam membentuk karakter sangat penting sebagai dasar dalam berbuat kebaikan, dengan selalu melestarikan budaya asli daerah seperti Aksara Sunda sebagai Jati Diri khas, terang Ngatiyana.
Berbagi tampilan ekstrakurikuler siswa-siswi SMPN 9 Cimahi mengisi acara Gerakan Sekolah Sehat diantaranya upacara adat penyambutan Wali Kota Cimahi beserta rombongan di SMPN 9 Cimahi, tampilan paduan suara serta penampilan seni tari jaipongan, penyerahan bibit tanaman oleh Wali Kota Cimahi kepada Kepala SMPN 9 Cimahi, penyerahan dan makan bersama makanan sehat berupa telur dan olahan ikan yang ditutup dengan Senam Gemar Makan Ikan diikuti oleh seluruh peserta termasuk Wali Kota Cimahi.**
(Red)
