Pertemuan pada 11 Agustus 2026 tersebut diharapkan menjadi awal dari langkah lanjutan untuk memastikan keberadaan Masjid Agung Bandung tetap terpelihara dan dapat menjalankan fungsinya.
Umar berharap seluruh pihak tidak terjebak dalam perdebatan mengenai siapa yang menang atau kalah, melainkan berfokus pada kepentingan jamaah dan masyarakat.
“Ini bukan soal siapa yang menang atau siapa yang kalah. Ini tentang bagaimana Masjid Agung Bandung tetap memberikan manfaat kepada masyarakat,” pungkas Umar.
(Red)
