SAMBAS MEDIA, KAB. BANDUNG – Awal ide berdirinya perguruan Tamansiswa Rancaekek sekitar tahun 1995, di prakarsai oleh (Alm) Bapak Drs. R. Hadi Paino yang waktu itu menjabat sebagai Kepala Sekolah SMK yang berada dibawah yayasan Tamansiswa Cabang Bandung, beliau melihat bahwa siswa SMK Tamansiswa Bandung hampir 50% lebih berasal dari daerah Rancaekek, maka jika membuka Cabang Perguruan Tamansiswa Bandung di daerah Rancaekek pasti peminatnya akan banyak.
Historis pendirian SMK Tamansiswa Rancaekek ini disampaikan kepada media oleh Drs. Budhi Kotranto bersama Undang Kartasasmita, Jum’at (21/11/2025), bahwa ide tersebut kemudian dirapatkan dengan pihak yayasan Tamansiswa Bandung dan Pamong pamong (guru) dan mendapat sambutan baik, akhirnya beliau mencari lokasi yang bagus dan Luas. dan mendapatkan lokasi di jalan Rancanilem Bojongloa Kecamatan Rancaekek Kabupaten Bandung.

Setelah melalui proses yang panjang Akhirnya November 1996 terjadi pembelian tanah untuk sekolah dan untuk pamong-pamong dengan dana meminjam uang ke BRI Cabang Karapitan jangka waktu pinjaman 3 Tahun dengan tanggungan (Alm) Drs. R. Hadi Paino dan pamong pamong yang ikut mengambil Kavling (sebagian uang pinjaman a.n Pamong digunakan untuk membeli tanah buat sekolah).
Pada 13 Juli 1997 diadakan musyawarah pembagian nomor kavling tanah serta menginformasikan ada biaya untuk akses jalan (terpisah dari pembayaran kavling) yang harus lunas sampai tanggal 15 oktober 1997 dengan cara dicicil ke saudara Alm R. Hadi Paino selaku koordinator pembelian tanah kapling Rancaekek.

























