Dampak bagi Mahasiswa dan Ekosistem Akademik
Kerja sama ini juga diarahkan untuk memberi dampak langsung kepada mahasiswa. Melalui pendampingan penulisan artikel, pelatihan metodologi penelitian, serta forum ilmiah bersama, mahasiswa diharapkan terbiasa dengan budaya riset sejak dini. Firdaus menyatakan, ekosistem akademik yang kuat memerlukan keterlibatan seluruh unsur, mulai dari dosen, mahasiswa, hingga komunitas profesi, dalam satu sistem yang saling mendukung.
Dalam konteks yang lebih luas, kolaborasi tersebut mencerminkan kebutuhan perguruan tinggi untuk beradaptasi dengan era keterbukaan informasi dan kompetisi global. Kualitas kontribusi ilmiah kini menjadi salah satu indikator penting dalam menilai daya saing institusi.
Dengan masa kerja sama selama lima tahun, PERDIBROFI Jawa Barat dan STIKOM Bandung menargetkan terbentuknya tata kelola jurnal berstandar nasional dan berdaya saing. Kedua lembaga menyatakan komitmennya untuk membangun sistem pengelolaan yang berkelanjutan.*
(Red)
