Kegiatan HKB tahun ini mencakup serangkaian agenda edukatif seperti pelatihan mitigasi bencana, tandu evakuasi, lomba menggambar dan mewarnai tingkat anak-anak, serta bazar pangan murah dan produk UMKM. Puncaknya adalah simulasi evakuasi mandiri bencana gempa bumi dan gelar peralatan kebencanaan.
Menurut Ngatiyana, perhatian khusus juga harus diberikan kepada kelompok rentan seperti lansia, disabilitas, ibu hamil, dan anak-anak. “Kelompok ini harus mendapat prioritas dalam setiap skenario penanganan bencana. Mereka harus diberdayakan agar memahami langkah penyelamatan diri,” tambahnya.
Apel Kesiapsiagaan Bencana ini menjadi refleksi sekaligus penguatan komitmen Kota Cimahi untuk membangun masyarakat yang tangguh, adaptif, dan sadar risiko. Melalui sinergi lintas sektor, Pemkot Cimahi berharap budaya kesiapsiagaan akan semakin mengakar dalam kehidupan sehari-hari warga.*
(Red/Bidang IKPS)
