Menu

Mode Gelap
Pos Bindu “Mawar Bodas” Perumnas Cijerah 1 RW 05 Milad Ke-19 Wujudkan Lansia Bahagia STEBI BINA ESSA Gandeng Proskill Entrepreneur Academy, Bekali Mahasiswa Keterampilan Public Speaking DPP XTC Indonesia Gelar Rapat Kerja Awal Tahun, Perkuat Evaluasi dan Strategi Organisasi Silaturahmi dan Rembug Warga RW 05 Cijerah Ruang Aspirasi Program Musrenbang dan Prakarsa 2026 Ketum LSM Inakor Dukung Anggaran 92 M di DPRD Kota Cimahi XTC Indonesia Gelar Konsolidasi Nasional, Mantapkan Transformasi Organisasi Menuju Generasi Emas 2045

Kriminal

Tragedi Siswa SMA Garut, Pemerintah Soroti Efektivitas Tim Anti-Kekerasan di Sekolah

badge-check


Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Fajar Riza Ul Haq memberikan keterangan pers saat kunjungan kerja di Kabupaten Garut, Jawa Barat, Rabu (16/7/2025)./ANTARA Perbesar

Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Fajar Riza Ul Haq memberikan keterangan pers saat kunjungan kerja di Kabupaten Garut, Jawa Barat, Rabu (16/7/2025)./ANTARA

SAMBAS MEDIA, GARUT – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menurunkan tim investigasi, termasuk dari Inspektorat Jenderal, untuk menelaah menyeluruh kasus meninggalnya seorang siswa SMA Negeri di Kabupaten Garut yang diduga akibat perundungan di lingkungan sekolah.

Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Fajar Riza Ul Haq, menyatakan bahwa kementerian tengah mempelajari secara komprehensif latar belakang kasus yang menjadi sorotan publik ini. Ia memastikan, timnya tidak hanya mengumpulkan fakta di lapangan, namun juga mengevaluasi sistem perlindungan siswa yang sudah berjalan.

“Kami menurunkan tim investigasi dari Kemendikdasmen dan Inspektorat Jenderal untuk menelaah persoalan ini secara utuh. Kasus ini tidak bisa dilihat sepotong-sepotong,” ujar Fajar dalam keterangan pers usai mengunjungi keluarga korban di Garut, Rabu (16/7/2025).

Fajar menyampaikan rasa duka cita yang mendalam dan telah bertakziah langsung ke rumah duka. Ia mengapresiasi keluarga korban yang tetap tenang dan bijak dalam menyikapi tragedi ini.

“Kami memberikan dukungan moril kepada keluarga agar tabah dan sabar. Kami juga menghargai sikap keluarga yang tidak ingin kasus ini menjadi polemik liar di publik,” lanjutnya.

Kejadian memilukan ini mengundang sorotan luas setelah beredar kabar bahwa korban mengalami perundungan sebelum akhirnya mengakhiri hidupnya di rumah pada Senin (14/7). Meski hasil olah TKP dari Kepolisian Resor Garut tidak menemukan tanda-tanda kekerasan fisik, dugaan kuat mengarah pada tindakan bunuh diri karena tekanan psikis.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Direktur Politeknik Praktisi Bandung Tegas Kecam Ujaran Resbob: Martabat Sunda dan Bobotoh Tidak Boleh Diinjak!

12 Desember 2025 - 11:19 WIB

Identitas Pria dalam Video Asusila Bareng Lisa Mariana Mulai Terungkap, Polisi Lakukan Pemeriksaan Forensik

25 Juli 2025 - 13:23 WIB

Suami Adelia Septa Jadi Tersangka KDRT, Polisi Siap Lakukan Penangkapan

19 April 2025 - 11:50 WIB

Trending di Kriminal