“Patriot Berkarya, Bangsa Berjaya” akhirnya bukan hanya slogan, tapi juga doa. Bahwa di tengah kebun sawit, kandang sapi, dan kelas sekolah dasar, sedang tumbuh harapan baru. Harapan bahwa Muara Komam suatu hari akan menjadi desa maju yang mampu berdiri sejajar dengan geliat pembangunan IKN.
Suara Anak Desa
Bagi Nabila, siswi kelas 3 SMP Negeri 3 Muara Komam, kegiatan Patriot Cilik bukan sekadar sosialisasi. “Senang sekali ada kakak-kakak mahasiswa datang. Belajarnya jadi seperti main, tidak membosankan. Saya jadi tahu kalau desa kita punya banyak potensi,” ujarnya dengan mata berbinar.
Sementara Kholif, siswa kelas 6 SDN 016 Muara Komam, punya kesan berbeda. “Saya jadi semangat sekolah. Kakak-kakak bilang kalau kita harus bangga tinggal di desa sendiri. Kalau rajin belajar, nanti bisa ikut bantu bangun desa,” katanya polos, tapi penuh keyakinan.
Pandangan Pemimpin Desa
Ketua BPD Sekuan Makmur, Danang Sugiono, menilai kegiatan ekspedisi ini membuka ruang dialog yang jarang terjadi.
“Biasanya warga jarang didengar sampai tuntas. Lewat forum diskusi, aspirasi petani dan peternak bisa disampaikan langsung. Ini yang kami butuhkan: ada yang mau mendengar dan membantu mengawal,” katanya.



























