Menu

Mode Gelap
Dongkrak Perekonomian dan Pariwisata Kota Bandung, Layanan Bandros Pada HUT RI Hanya Sebesar 81 Rupiah Sepekan Mengejar Imunisasi Periode Hari Kemerdekaan Republik Indonesia Nurani Wargakota Bandung Luncurkan Buku ‘215 Tahun: Masjid Agung Kita’ Ajak Gotong Royong Jaga Rumah Allah Elemen Masyarakat Bersatu Kawal Masjid Agung Bandung, Kepentingan Umat Jadi Prioritas Monitoring dan Penyerahan Bantuan Beras Sejahtera Daerah Termin II Tahun 2026 Penanaman Pohon Pengganti dalam Rangka Penataan Gerbang Depan RSUD Cibabat

Artikel

Top 10 Rektor PTS dengan H-Index Tertinggi di Indonesia, 50% Dikuasai Pengurus APTISI Jabar

badge-check

Top 10 Rektor PTS dengan H-Index Tertinggi di Indonesia, 50% Dikuasai Pengurus APTISI Jabar Perbesar

SAMBAS MEDIA – Peta kekuatan akademik perguruan tinggi swasta (PTS) di Indonesia kembali menjadi sorotan setelah dirilisnya pemeringkatan AD Scientific Index yang menampilkan daftar rektor dengan H-index tertinggi. Indikator ini menjadi salah satu ukuran penting untuk melihat produktivitas dan dampak ilmiah seorang akademisi berdasarkan publikasi dan sitasi karya ilmiah dalam basis data internasional.

Dalam daftar Top 10 Rektor Perguruan Tinggi Swasta dengan H-index Tertinggi di Indonesia versi AD Scientific Index, sejumlah nama akademisi terkemuka muncul dengan capaian yang kuat di bidang riset dan publikasi ilmiah. Menariknya, 50 persen dari daftar tersebut diisi oleh pengurus APTISI Jawa Barat, menandakan kuatnya kontribusi kepemimpinan akademik dari wilayah tersebut dalam ekosistem pendidikan tinggi nasional.

Posisi peringkat pertama ditempati oleh Muhammad Yusuf, Direktur Politeknik Praktisi Bandung, dengan H-index 56. Capaian tersebut menjadi yang tertinggi di antara rektor PTS lainnya dalam daftar ini, mencerminkan produktivitas riset yang konsisten serta dampak ilmiah yang luas di komunitas akademik.

Di posisi kedua terdapat Yuda Turana dari Universitas Katolik Atma Jaya dengan H-index 39, disusul oleh Achmad Nurmandi dari Universitas Muhammadiyah Yogyakarta dengan H-index 37. Kedua akademisi ini dikenal aktif dalam penelitian serta publikasi ilmiah yang berkontribusi pada penguatan reputasi akademik institusinya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Koreksi terhadap Kebijakan Pendidikan di Jabar Tentang Sekolah Maung

14 Juni 2026 - 15:00 WIB

Konsumsi 4 Asupan Ini agar Tetap Sehat Pasca Idul Adha

28 Mei 2026 - 23:01 WIB

Persib sebagai Identitas Historis Bandung

20 Mei 2026 - 10:00 WIB

PASASA PATREM 2026 (Ngaraksa Aksara, Nyuburkeun Rasa di Lembur Organik Cikancung)

11 Mei 2026 - 14:00 WIB

FKSS Jabar: Sekolah Maung Berpotensi Menciptakan Diskriminatif dalam Dunia Pendidikan

27 April 2026 - 11:00 WIB

Trending di Artikel