Menu

Mode Gelap
Stop Politisasi Dana Hibah! Rakyat Tolak Ambulans Ditempel Wajah Pejabat Pengembalian Fungsi Fasilitas Umum sebagai Program Gubernur Jabar dan Walikota Bandung di Kecamatan Bandung Kulon Sosialisasi Program Sekolah dan Parenting Orang Tua Siswa Kelas 7 SMPN 4 Cimahi TA 2026/2027 Keluarga Ketua Umum LSM Tuar Bersatu Menunggu 8 Jam di Lorong RSHS Tanpa Tindakan, Minta Evaluasi Pelayan Rawat Inap Akademisi Empat Negara Bahas AI, Pendidikan, dan Masa Depan Produksi Film di Malaysia “Pencerahan Pengolahan Limbah B3 di RSHS Demi Keselamatan dan Kesehatan Kerja” LSM Tuar Bersatu Dorong Transparansi dan Kepatuhan Aturan

Artikel

Top 10 Rektor PTS dengan H-Index Tertinggi di Indonesia, 50% Dikuasai Pengurus APTISI Jabar

badge-check

Top 10 Rektor PTS dengan H-Index Tertinggi di Indonesia, 50% Dikuasai Pengurus APTISI Jabar Perbesar

Berikut daftar lengkap Top 10 Rektor PTS dengan H-index Tertinggi di Indonesia versi AD Scientific Index:

1. Muhammad Yusuf– Politeknik Praktisi Bandung – H-index 56
2. Yuda Turana– Universitas Katolik Atma Jaya – H-index 39
3. Achmad Nurmandi– Universitas Muhammadiyah Yogyakarta – H-index 37
4. Hamam Hadi – Universitas Alma Ata Yogyakarta – H-index 33
5. Djwantoro Hardjito – Universitas Kristen Petra – H-index 32
6. Mohammad Suyanto – Universitas AMIKOM Yogyakarta – H-index 30
7. Azhar Affandi– Universitas Pasundan – H-index 28
8. Tri Basuki Joewono– Universitas Katolik Parahyangan – H-index 27
9. Eddy Soeryanto Soegoto– Universitas Komputer Indonesia – H-index 23
10. Suyanto– Universitas Telkom – H-index 23

Menariknya, dari sepuluh nama tersebut, lima rektor merupakan pengurus APTISI Jawa Barat, yaitu:

* Muhammad Yusuf (Politeknik Praktisi Bandung) – Peringkat 1
* Azhar Affandi (Universitas Pasundan) – Peringkat 7
* Tri Basuki Joewono (Universitas Katolik Parahyangan) – Peringkat 8
* Eddy Soeryanto Soegoto (Universitas Komputer Indonesia) – Peringkat 9
* Suyanto (Universitas Telkom) – Peringkat 10

Dominasi ini menunjukkan bahwa Jawa Barat memiliki ekosistem akademik yang kuat dalam mendorong produktivitas riset di lingkungan perguruan tinggi swasta, sekaligus memperlihatkan peran strategis para pemimpin perguruan tinggi dalam membangun budaya publikasi ilmiah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Stop Politisasi Dana Hibah! Rakyat Tolak Ambulans Ditempel Wajah Pejabat

21 Agustus 2026 - 16:00 WIB

TANPA AKAR TANGKALNA RUBUH, MASDA: Ngajaga Seuneu Budaya Sunda di Tengah Modernisasi

17 Agustus 2026 - 18:07 WIB

Koreksi terhadap Kebijakan Pendidikan di Jabar Tentang Sekolah Maung

14 Juni 2026 - 15:00 WIB

Konsumsi 4 Asupan Ini agar Tetap Sehat Pasca Idul Adha

28 Mei 2026 - 23:01 WIB

Persib sebagai Identitas Historis Bandung

20 Mei 2026 - 10:00 WIB

Trending di Artikel