Menu

Mode Gelap
SMK Widya Dirgantara bersama Kodim 0618/Kota Bandung gelar Korps Kadet Republik Indonesia JayJax dan Mister Aloy Buka Babak Baru Lewat Album OURORA YULI JJS Kenalkan Single Terbaru “Kang Mas”, Padukan Pop Jawa dan Nuansa Modern Tsunami Penarikan Berkas di Sekolah Swasta Apabila Ada Tambahan Kuota Sekolah Negeri Suhu Politik Memanas, Ketum PMPRI Rohimat Joker Minta Pemimpin Kota Bandung Saling Menjaga Keharmonisan Program CSR dan Kegiatan Berbagi Ilmu Akademis Politeknik Banting Selangor Malaysia di MTs Ash-Shofa

Artikel

Persib sebagai Identitas Historis Bandung

badge-check

Direktur Politeknik Praktisi Bandung,Muhammad Yusuf, S.Sos., M.M Perbesar

Direktur Politeknik Praktisi Bandung, Muhammad Yusuf, S.Sos., M.M

Fenomena ini juga diperkuat oleh teori urban identity resilience dari Manuel Castells (2020) yang menjelaskan bahwa masyarakat kota cenderung mempertahankan simbol budaya lokal ketika berhadapan dengan penetrasi budaya global yang dianggap terlalu artifisial atau tidak merepresentasikan identitas asli kota.

Dalam konteks Bandung, Persib merupakan simbol budaya lokal yang tumbuh secara organik dari masyarakatnya sendiri. Sedangkan event lari urban lebih banyak dipandang sebagai kultur gaya hidup metropolitan yang datang mengikuti arus tren global.

Teori place attachment dalam kajian urban kontemporer (Lewicka, 2021) juga menjelaskan bahwa masyarakat akan memiliki toleransi sosial lebih tinggi terhadap aktivitas yang dianggap merepresentasikan identitas tempat dan keterikatan emosional terhadap ruang hidup mereka.

Karena itu, ketika bobotoh turun ke jalan merayakan Persib, masyarakat Bandung tidak semata-mata melihat kemacetan. Mereka melihat ekspresi rasa memiliki terhadap kota dan identitas kolektif mereka sendiri.

Sebaliknya, event lari urban belum memiliki kedalaman emosional yang sama dalam memori sosial masyarakat Bandung.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Koreksi terhadap Kebijakan Pendidikan di Jabar Tentang Sekolah Maung

14 Juni 2026 - 15:00 WIB

Konsumsi 4 Asupan Ini agar Tetap Sehat Pasca Idul Adha

28 Mei 2026 - 23:01 WIB

PASASA PATREM 2026 (Ngaraksa Aksara, Nyuburkeun Rasa di Lembur Organik Cikancung)

11 Mei 2026 - 14:00 WIB

FKSS Jabar: Sekolah Maung Berpotensi Menciptakan Diskriminatif dalam Dunia Pendidikan

27 April 2026 - 11:00 WIB

Ti Jepara ka Mancanagara

21 April 2026 - 09:48 WIB

Trending di Artikel